Home  » Konsultasi  » Konsultasi Arsitektur  » Desain Rumah Di Lahan Yang Tidak Simetris

Desain Rumah Di Lahan Yang Tidak Simetris

M. Anis albafny – Rabu, 3 Jumadil Akhir 1430 H / 27 Mei 2009 23:48 WIB

Berita Terkait

Assalamu ‘alaikum wr wb.

Alhamdulillah.. akhirnya saya mendapatkan juga website yang menurut saya insya Allah sangat membantu dalam memberikan wawasan yang luas kepada seluruh umat muslim. Dan saya mendoakan insya Allah pak Aria selalu dalam limpahan rahmat Allah SWT atas keikhlasannya dalam membantu sesama.. amiin..

Pak Aria saya mau minta tolong untuk mendesain rumah tinggal saya sekeluarga.. Alhamdulillah saya mendapatkan rezeki sebidang tanah dengan bentuk lahan memanjang dan berada pada posisi di bawah dari kedudukan tanah yang berbatasan dengan lahan saya.

Insya Allah saya menginginkan rumah modern yang islami dan asri, satu lantai dengan kedudukan sama rata dengan posisi tanah sekeliling lahan saya. Hal ini disebabkan buangan air dari kedudukan tanah disekeliling lahan mengarah ke tanah yang akan saya bangun. Ada sedikit permasalahan, yaitu adanya 2 septic tank ruko yg berada diatas tanah saya ( ruko masih milik keluarga), mohon sarannya bagaimana mengatasi septic tank ini (permintaan dari pihak keluarga agar septic tank ini masih dpt digunakan, walaupun saya telah mendirikan rumah diatasnya misal dijadikan taman , carport atau dibuatkan saluran agar bisa dibersihkan/disedot bila diperlukan). Selain itu mohon saran pak aria arah menghadap rumah yang sebaiknya.

Keluarga saya adalah keluarga besar sehingga kami sering saling mengunjungi satu sama lain untuk bersilaturrahim.Temperatur udara di daerah saya cenderung panas sehingga saya ingin sirkulasi udara yang cukup di dalam rumah. Adapun ruang-ruang yang saya inginkan :

1. Ruang Tamu yang tertutup sehingga dapat menjaga privasi Pemilik rumah

2. Ruang Keluarga

3. Kamar Tidur Utama dg kamar mandi di dalam

4. 2 Kamar tidur anak

5. Mushalla sebagai tempat ibadah dan tempat mengaji

6. Kamar Mandi anak

7. Ruang makan

8. Garasi dan carport kalau bisa posisinya dibawah sehingga posisi rumah 1 lantai diatas garasi.

9. Kamar Asisten Rumah tangga

10. Kamar Mandi Asisten Rumah tangga

11. Dapur

12. Tempat Jemur Pakaian

13. Taman belakang rumah untuk tempat bersantai bersama keluarga yang berkunjung pada saat liburan atau akhir pekan Kalau bisa menghadap ruang keluarga dan ruang makan.

Dana saya agak terbatas.. dapatkah kiranya bapak memberikan gambaran secara bertahap pada pembangunan rumah tinggal saya.

Inilah yang dapat saya sampaikan.. mudah-mudahan ini dapat membantu pak Aria untuk mendesain rumah tinggal saya. Sebelum dan sesudahnya saya mengucapkan terima kasih.. Mudah-mudahan Allah akan membalas kebaikan anda amin..ya..rabbal..alamin

Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Berikut data-data lahan:

A berbatasan dengan dinding pembatas tanah milik tetangga dengan tinggi tembok pembatas setinggi 3.5 meter

B berbatasan langsung dengan jalan umum yang lebar jalannya 4 m

C berbatasan dengan bagian belakang ruko

Lahan yang akan dibangun kedudukannya berada dibawah . Ketinggian tanah timbunan posisi A setinggi 1.5 m, posisi C tinggi timbunan tanah nya 1.5 m, posisi B kedudukan lahan sama rata dengan jalan. Untuk jalan sudah tidak akan ada pelebaran lagi.

 

Wa alaikumussalam Wr.Wb.

Saudara Anis yang dirahmati Allah SWT, terima kasih sebelumnya atas apresiasi anda terhadap rubrik konsultasi ini, mudah-mudahan semakin bermanfaat dan dapat menjadi amal jariah di yaumil hisab kelak.

Saudara Anis, memang dengan bentuk lahan yang asimetris dan kondisi lahan yang lebih rendah dari sekitarnya, membutuhkan penanganan khusus karena desainnya pun harus sesuai agar tidak ‘melenceng’ pada pada saat diaplikasikan di lapangan.

Dengan data-data yang anda berikan, walaupun masih terbatas, saya mencoba berimajinasi agar desain rumah anda bisa sesuai dengan keinginan anda.

Posisi rumah memanjang arah timur-barat dan menghadap kearah selatan dimana terdapat jalan lingkungan selebar 4 m. Posisi ini juga menguntungkan karena ruangan-ruangan tidak terkena panas matahari langsung. Dari sisi jalan, bangunan ditarik sejauh 2 m sehingga tidak menyalahi jarak bangunan yaitu ½ lebar jalan. Selain itu juga dapat memberikan ruang bernafas bagi bangunan sehingga sirkulasi udara bisa ...

next
Page 1 of 2